ODENSE — Perjalanan Alwi Farhan di Denmark Open 2026 berhenti pada perempat final. Tunggal putra Indonesia itu kalah 17-21, 16-21 dari unggulan kelima tuan rumah Anders Antonsen pada Jumat, 16 Oktober, sementara Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang melaju ke semifinal.

Hasil resmi yang dipublikasikan PBSI mencatat Alwi tidak mampu merebut gim meski sempat memberi perlawanan. Seusai laga, Alwi menilai Antonsen lebih baik dalam mengontrol laju kok yang cepat dan lebih lentur mengubah pola permainan. Catatan ini menjelaskan mengapa skor akhir saja belum menggambarkan tantangan yang ia hadapi.

Kekalahan itu menutup laju Alwi setelah ia lebih dulu menyingkirkan Jonatan Christie pada babak 16 besar. Perhatian pencarian terhadap nama Alwi meningkat pada Sabtu pagi, tetapi perkembangan terbarunya adalah hasil perempat final, bukan tiket semifinal.

Dua wakil tunggal berhenti di perempat final

Pada sektor tunggal putri, Putri Kusuma Wardani juga terhenti. PBSI mencatat Putri kalah 17-21, 16-21 dari unggulan kedua China Wang Zhi Yi. Dengan hasil tersebut, dua wakil tunggal Indonesia yang tampil di perempat final sama-sama tidak melanjutkan langkah.

Peluang Indonesia tersisa melalui Fajar/Fikri. Pasangan unggulan ketiga itu mengalahkan Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul dari Thailand 21-17, 21-16. PBSI mencatat Fajar/Fikri harus menyesuaikan pola karena laju kok lebih cepat dibandingkan pertandingan sebelumnya.

Fajar/Fikri memegang peluang Indonesia

Rangkaian hasil ini penting dibaca sebagai posisi turnamen, bukan sekadar tiga skor terpisah. Indonesia mengirim tiga wakil ke perempat final—Alwi, Putri, serta Fajar/Fikri—dan hanya pasangan ganda putra tersebut yang bertahan di empat besar.

Posisi wakil Indonesia setelah perempat final

Tunggal putra
Alwi terhenti
Kalah 17-21, 16-21 dari Anders Antonsen
Tunggal putri
Putri terhenti
Kalah 17-21, 16-21 dari Wang Zhi Yi
Ganda putra
Fajar/Fikri lolos
Menang 21-17, 21-16 atas Peeratchai/Pakkapon

Fajar/Fikri dijadwalkan memainkan semifinal pada Sabtu, 17 Oktober. Waktu tampil dapat bergeser mengikuti durasi pertandingan sebelumnya, sehingga pembaca sebaiknya memeriksa jadwal resmi menjelang laga dan tidak menganggap jam perkiraan sebagai waktu mulai yang pasti.

Artikel ini disusun dari laporan hasil PBSI dan laporan media yang dibuka pada 17 Oktober 2026. Redaksi tidak meliput pertandingan dari arena. Foto utama merupakan arsip Alwi pada Kaohsiung Masters, 21 Juni 2024, bukan dokumentasi Denmark Open 2026.

Transparansi artikel

Jejak sumber

Artikel ini merupakan kompilasi sumber terbuka, bukan liputan lapangan atau wawancara langsung redaksi. Tautan berikut mengikuti rujukan yang tersimpan bersama artikel.

Panel ini tidak menyatakan bahwa sumber telah diperiksa ulang hari ini. Baca pedoman editorial dan koreksi.

Sumber & catatan editorialKompilasi sumber terbuka; bukan liputan langsung. Hasil pertandingan bersumber dari PBSI dan dicocokkan dengan laporan media. Sinyal perhatian publik berasal dari Google Trends Indonesia yang tercatat di Radar Opinix pada 17 Oktober 2026 pukul 07.50 WIB.
PBSI, 16 Oktober 2026 — hasil dan evaluasi Alwi Farhan · PBSI, 16 Oktober 2026 — hasil Fajar/Fikri · PBSI, 16 Oktober 2026 — hasil Putri Kusuma Wardani · detikSport, 16 Oktober 2026 — laporan independen hasil Alwi melawan Antonsen · ANTARA, 17 Oktober 2026 — Fajar/Fikri ke semifinal · Foto arsip Alwi Farhan — Wikimedia Commons